Wednesday, October 24, 2018

Kuliner yang ada di seputaran ICD Malang




Sekian hari setelah ICD Malang baru cerita bisa dituliskan.  Tanggal 03 Agustus 2018, sepur bergerak dari Jakarta menuju Malang untuk mengikuti Indonesia Community Day 2018. Hore.. Tiba di Stasiun Malang jalan Trunojoyo No. 10 Klojen tanggal 04 Agustus 2018 pukul 10.08 WIB.

Pertama sekali setelah sampai di kota Malang, kami makan di Bakso President beralamat di jalan Batanghari No. 5 Klojen. Terletak di tepi rel kereta api dengan sensasi makan bakso bergetar. Bakso ini ramai didatangi pengunjung. Menyediakan bakso biasa, bakso urat, bakso telur, bakso bakar, bakso goreng, bakso udang ditambah dengan pangsit. Boleh minum teh botol, air putih atau kunyit asam. Rasanya mengguncang selera.

Menyempatkan diri untuk makan kue sekedarnya dan ngeteh di hotel Alimar, jalan Pasar Besar No. 58 Klojen. Sementara yang lain berangkat ke Batu dan istirahat di home stay. Kue pastelnya enak loh. 

Kalau yang ini oleh-oleh yang dibawa teman-teman dari Jakarta, Bandung, Madiun dan dari Malang juga. Ada dodol, kacang, ue balok, rengginang dan lain-lain. Untuk dimakan ramai-ramai enak ini, apalagi ada yang sampai kehabisan kue Balok asal Bandung. Hihi.. maaf ya.

Sepakat untuk menginap selama dua hari di home stay jalan Saxophone. Disini ada layanan Warung Puss, tinggal telpon datang deh makanannya. Murah meriah, tapi rasa tidak kalah loh. Ringan di kantong. Mulai dari nasi pecel, nasi tahu tempe dan lain-lain. Hati-hati pedas. 

Pagi-pagi tanggal 05 Agustus 2018 berangkat pagi mau lihat Zumba. Isi perut dulu ya di depan Taman Krida Budaya, jalan Soekarno Hatta No. 7 Lowokwaru. Mulai dari lontong sayur, nasi pecel, nasi campur dan nasi kuning. Dijamin pas dikantong dan di lidah. 

Lanjut makan siang di Ayam Bawang Cakper, jalan Soekarno Hatta No. 7 Lowokwaru. Hematnya disini disesuaikan harga anak kampus alias mahasiswa. Tidak mahal tapi kualitas tetap di jaga. Buka 24 jam, dan sudah mempunyai banyak cabang. Bisa pilih menu ayam atau ikan, teh manis atau jeruk tinggal ambil di lemari es. Ada sambal dan kerupuk juga. Jangan lupa bayar di kasir. Ayamnya nikmat, menggoda selera. Bisa duduk di kursi atau lesehan, tempatnya luas juga ada area parkirnya. Puas deh.  

Lari sejenak ke Waroeng Madhang Asap, Spesial Roemah Asap Malang jalan Perusahaan No. 23 Singosari. Buka dari jam 9 pagi hingga jam 9 malam. Dimulai dari bebek asap, belut asap, ayam asap dan lain-lain yang diberi bumbu racikan dan diungkep selama 24 jam baru dilakukan pengasapan hingga 16 jam. Sambal yang pedas. Sungguh menu baru yang enak di lidah. Boleh dicoba. 

Kembali ke acara ICD, di booth Bolang ada kopi, gratis kopi Malang. Rasanya enak. 

Tak lupa nasi Bakar bunda Lilik dan pie hadir disini. Silahkan dibawa dan dirasa. Pie-nya enak dan renyah. Terima kasih mak, kapan-kapan kami kembali. Sedangkan nasi Bakar 4 bungkus tak tercicipi (diserahkan ke Tamita, Syifa, Pak Thamrin dan Pak Isson tolong komen ya, hehe, terima kasih). 

Lanjut kumpul-kumpul anggota Bolang dan kepala suku minum kopi dan cicip nasi bakar atau sekedar bercengkrama. Kalau kami nimbrung untuk foto saja. Terima kasih. 

Tak luput disini ada bagi-bagi es krim gratis dari Campina. Syaratnya mudah hanya follow Instagram Campina dan foto deh di IG kita. Terima kasih, Campina. Terik-terik begini jadi adem makan es krim. 

Sebelum kembali ke Jakarta menyempatkan diri untuk makan Soto Babat dan Jeruk hangat dari Warung Soto Daging Babat Kloneeeng Pak Tepong, belakang Taman Balai Kota Malang. Harga cukup pas dikantong dan makanan yang disajikan pun lezat. 

Kue dadar dan kue cucur yang di beli Mas Malik (komen donk belinya dimana?) dibawa kepada kami menjelang naik ke kereta api Malang Jakarta. Jadi menu makan di sepur ini. Terima kasih ya Mas Malin. Kuenya enak. 

Nah cukup sekian saja dari Malang, sampai ketemu di ICD selanjutnya. 
Semangat. 


Published on:
https://www.kompasiana.com/wily_wijaya/5b7b3ae812ae942d18516b13/kuliner-yang-ada-di-seputaran-icd-malang




No comments:

Post a Comment